INFO SAWIT, DAVOS - Mengulang kesuksesannya pada 2013, 2014, dan 2016 lalu, ajang Indonesia Nightpada World Economic Forum (WEF) kembali digelar. Tahun ini, ajang untuk mempromosikan citra baik Indonesia di mata dunia tersebut diusung berbeda. Acara didahului oleh diskusi panel yang menghadirkan Menteri Kabinet Kerja dan Pengusaha. Selain Menteri Perdanganan, para menteri yang menjadi pembicara adalah Menteri Perindustrian, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
“Indonesia Nightmenjadi sarana untuk memperkuat nation brandingsekaligus lebih memperkenalkan segenap potensi kekayaan sumber daya alam, produk, keunikan budaya, serta meng-updatekontribusi Indonesia terhadap perekonomian dunia kepada para CEO dunia yang hadir di WEF,” tutur Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Arlinda dalam rilis yang diterima Info SAWIT.
Peningkatan nation brandingIndonesia menjadi satu faktor penting demi menggaet perhatian, serta menarik minat dan kepercayaan dunia internasional. Untuk itu, Arlinda menyatakan, butuh upaya terstruktur, sinergis, terintegrasi, simultan, dan berkelanjutan untuk membangun citra positif Indonesia dengan merangkul semua pihak terkait.
Indonesia Nightterselenggara berkat kerja sama Kemendag dengan BKPM, Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa, Swiss, KBRI di Bern, Swiss, dan Komunitas Bisnis Indonesia yang menjadi anggota WEF.
“Demi meningkatkannation brandingIndonesia yang positif, semua pihak harus senantiasa bekerja keras dan bersinergi dalam meningkatkan kinerjanya masing-masing sehingga memperoleh hasil kinerja yang terus meningkat,” pungkas Arlinda. (T2)







