Berita Lintas
sawitbaik

Sawit Dituding Sebagai Ancaman DAS Peusangan



Sawit Dituding Sebagai Ancaman DAS Peusangan

INFO SAWIT, ACEH - Ekosistem di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan dalam kondisi kritis. Kondisi ini mengancam kehidupan 1 juta jiwa di enam kabupaten/kota di Aceh yang memanfaatkan DAS tersebut. Kondisi ini diakibatkan semakin maraknya pertumbuhan perkebunan sawit setiap tahunnya. Perkebunan sawit itu berada di sepanjang DAS Peusangan, yang membuat debit air semakin berkurang.

Data yang dirilis Forum DAS Krueng Peusangan (FDKP), lebih 200 ribu hektare lahan yang menjadi penyeimbang DAS Peusangan sudah beralih fungsi menjadi perkebunan sawit. Kondisi ini semakin mengancam DAS Peusangan. Sebelumnya lahan tersebut menjadi serapan dan suplai air untuk DAS Peusangan dengan adanya banyak pepohonan. Namun sekarang kondisi ini sudah berbalik, perkebunan sawit telah mengubah ekosistem akibat banyak air yang dibutuhkan oleh pohon tersebut.

Ketua DAS Peusangan, Suhaimi Hamid mengatakan, kondisi ini semakin mengkhawatirkan bila pertumbuhan perkebunan sawit tidak terkontrol, DAS Peusangan semakin kritis akibat degradasi lahan. Hingga berpengaruh besar terhadap ekosistem dan ketersediaan air di DAS Peusangan.

"Degradasi itu disebabkan oleh perluasan perkebunan sawit yang tak terkontrol sama sekali, hingga berpengaruh terhadap DAS Peusangan. Hampir semua sepanjang DAS Peusangan di Bireuen itu sudah ada perkebunan sawit," kata Suhaimi Hamis saat dihubungi, belum ini dikutip Merdeka.com. (T2)