INFO SAWIT, SANGATTA- Puluhan demostran yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonasia (GMNI) Kutai Timur (Kutim), dan Masyarakat Adat Dayak Basaf, Kecamatan Karangan, Kutim, berunjukrasa di halaman Kantor Bupati Kutim, Senin, 30 Januari 2017 lalu. Mereka menuntut penyelesaian permasalahan konflik lahan di lokasi perkebunan sawit antara masyarakat adat dan perusahan sawit di Kecamatan karangan.
Tulis kliksangatta.com, demostran juga meminta Bupati Kutim mencabut ijin perusahaan sawit yang tidak punya niat baik menyelesaikan persoalan menahin di Kecamatan Karangan. Sebelum berunjukrasa di Kantor Bupati Kutim, demonstran juga menggelar mimbar bebas di simpang tiga Jl Pendidikan, pukul 09.00 wita. Di halaman Kantor Bupati Kutim, aksi demostran mendapat pengamanan Polres Kutim dan Satpol PP Kutim. (T2)










