INFO SAWIT, ROHUL - Pemasok Tandan Buah Sawit (TBS) dari pihak ke tiga berinisial P, didampingi petani Kebun kelapa sawit, berinisial M, mengeluhkan dugaan kutipan atau Pungli di PKS PTPN 5 Sei Rokan.
Menurut penuturan pemasok TBS berinisial P, di rumah kediamannya, seperti dilansir riaugreen.com, belum lama ini mengatakan harus menyediakan uang sebesar Rp 80.000,-per satu unit truck, untuk diberikan supir pada yang berkompeten. Sementara pemasok TBS pihak ke tiga ini, mengirim TBS ke PKS PTP N 5 Sei Rokan dua truck perharinya. "Kami sangat kecewa atas pungli tersebut, sebab harus menyediakan uang perharinya sebesar Rp 160.000, untuk dua unit mobil truck," ujarnya.
Lebih lanjut tutur P, kalau di PKS yang lain selain PKS PTP N 5 sei Rokan, pungli sudah tidak ada lagi hanya di PKS PTPN 5 sei Rokan yang masih ada kutipan uang tersebut. "Sebab saya (P red) sudah mengirim TBS ke PKS yang lain, tidak ada pungli. Kenapa di PKS PTP N 5 sei Rokan pungli tersebut masih merajalela," terangnya.
KTU PKS, PTPN 5 sei Rokan,yang juga menjabat sebagai Asum (asisiten Umum) Alex Nurianto, saat dikonfirmasi melalui SMS (pesan singkat), tentang kutipan pungli yang ada di PKS tersebut, sampai berita ini diturunkan belum ada balasan. (T2)










