Berita Lintas
sawitbaik

SELAMATKAN HUTAN DI DUNIA



SELAMATKAN HUTAN DI DUNIA

Kebutuhan konsumsi minyak nabati dunia yang terus meningkat, menjadi biang keladi akan tumbuhnya perluasan lahan perkebunan yang memproduksi minyak nabati. Persaingan sengit pun terjadi antara minyak kacang kedelai dan minyak sawit. Kendati bernasib beda, dimana luasan perkebunan yang menghasilkan minyak kedelai lebih dari 100 juta hektar, dan masih terus akan mengalami penambahan.

Sebaliknya, luasan perkebunan kelapa sawit makin mengalami kesulitan untuk bertambah. Lantaran terbatasnya ketersediaan lahan untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit. Beberapa tahun terakhir, bertambahnya luasan perkebunan kelapa sawit dunia, lebih bertumbuh di negara-negara Afrika yang masih memiliki lahan luas untuk dikembangkan.

Berdasarkan data United State Department of Agriculture (USDA) tahun 2016, produksi minyak sawit mentah (CPO) global pada 2015/2016, diperkirakan sebesar 59,4 juta ton. Turun sebesar 3,63% dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kebutuhan konsumsi dunia yang meningkat sebesar 4,28% dibandingkan setahun sebelumnya, menjadi 61 juta ton.

Akibat meningkatnya konsumsi masyarakat global sebesar 4,28% di tahun ini, sedangkan produksi turun sebesar 3,63%, maka ada selisih defisit sebesar 1,6 juta ton. Tentu saja, keberadaan defisit ini, masih mampu dipenuhi, dengan memangkas persediaan CPO global. Secara otomatis, sentimen positif ini, turut mendorong kenaikan harga jual CPO di pasar global.

Sebagai produsen . . .