Berita Lintas
sawitbaik

Kayung Agro Lestari Resmikan Pabrik Sawit Berkapasitas 90 Ton/Jam



Kayung Agro Lestari Resmikan Pabrik  Sawit Berkapasitas 90 Ton/Jam

KETAPANG -  PT Kayung Agro Lestari, anak perusahaan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ), resmi mengoperasikan pabrik kelapa sawit dengan kapasitas olah Tandan Buah Segar (TBS) sawit sebanyak 90 ton per jam. Investasi pabrik sawit keempat PT ANJ Tbk ini mencapai US$ 15 juta. 

Pabrik tersebut  diresmikan oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan, pada awal Desember lalu, yang berlokasi di Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang, Kalimantan Barat. Selain itu, peresmian pabrik ini dihadiri kalangan pengusaha, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), TNI, Polri, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. 

Pembangunan pabrik sawit PT KAL telah dimulai semenjak bulan Mei 2015. CEO Palm Oil ANJ, Geetha Govindan, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas pengolahan ini sejalan dengan pertumbuhan produksi kelapa sawit dari kebun inti, mitra perusahaan, dan kebun masyarakat. “Selain di pabrik yang diresmikan, panen dari kebun inti dan mitra juga dapat diolah di pabrik mini yang berkapasitas 15 ton per jam,''ujarnya.

Menurut Govindan, pembangunan pabrik itu terwujud atas dukungan seluruh pemangku kepentingan internal maupun eksternal, yakni Bupati dan jajaran Pemkab Ketapang, para kontraktor, pemasok dan masyarakat. “Kami bangga dan mengapresiasi sinergi antar departemen dan bagian baik di kantor ANJ Jakarta maupun PT KAL di Ketapang, sehingga pembangunan fasilitas produksi ini berjalan sesuai rencana dan hasilnya sangat optimal,” tutur Geetha Govindan.

Pabrik berkapasitas 90 ton TBS per jam ini terdiri dari dua lini dengan kapasitas masing-masing 45 ton per jam. Tercatat untuk lini pertama telah beroperasi secara penuh.

Bupati Ketapang Martin Rantan mengatakan pihaknya mendukung penuh pembangunan pabrik tersebut. Beroperasinya pabrik PT KAL ini mengandung makna begitu dalam dan besar untuk pembangunan Ketapang, terutama karena sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih yaitu “Menuju Ketapang Maju dan Masyarakat Sejahtera”.

“Kita memotivasi seluruh seluruh unsur di Ketapang untuk maju. Kepada perusahaan perkebunan yang diberi izin, tentu diharapkan hingga membangun pabrik,” katanya saat memberikan sambutan. (T2)