KOTABARU – Sebagaian besar pendapatan petani kelapa sawit plasma yang dikelola Koperasi Unit Desa (KUD) Gajah Mada di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dalam tiga bulan terakhir terus mengalami penurunan.
“Pendapatan yang kami terima November semakin turun dibandingkan yang diterima pada Oktober, yakni, dari Rp 1 juta per hektare menjadi Rp 500 ribu per hectare,” ujar seorang anggota kopesari dari Desa Sei Kupang Jaya, Abu Bakar, Jumat (14/11/2014).
Menurutnya juga, sebagaimana dilansir Antara Kalsel, tidak hanya di tempatnya tapi penurunan juga dirasakan oleh anggota koperasi dari beberapa desa tetangga, seperti, Sangking Baru dan Sei Nipeh, serta beberapa daerah lainnya. (T3)










