INFO SAWIT, RENGAT - Petani swadaya kelapa sawit tetap memanen tandan buah segar ketika musim trek tiba. Karena buah yang tidak dipanen akan berdampak pada buah berikutnya. “Memang sebagian petani datang malas memanen ketika musim trek tiba. Pada hal dampak yang ditimbulkan akibat tidak dipanen ketika masanya datang, sangat berbahaya lagi,” ujar Jason salah seorang petani di Kecamatan Rengat Barat, belum lama ini.
Menurutnya, ketika musim trek datang buah kepala sawit tidak seperti biasanya. Kadang kala biasanya setiap batang kelapa sawit bisa dapat dipanen, hingga tiga tiga janjang dan ketika musim trek bisa saja satu hingga dua janjang. Bahkan ada di antara batang kelapa sawit itu terdapat hanya janjang kosong. “Kebanyakan janjang kosong ini jarang dibuang oleh petani dan hanya memanen janjang yang ada buahnya,” ungkapnya tulis riaupos.co.
Seharusnya, setiap janjang yang sudah tiba saat untuk dipanen tetap dibuang. Karena janjang yang ada itu, sangat menentukan kepada buah berikutnya. Bahkan ketika tidak dibuang bisa berdampak kepada masa trek yang cukup panjang.









