Berita Lintas
sawitbaik

PKS Tak Mampu Tampung Dikirim ke Luar Daerah



PKS Tak Mampu Tampung Dikirim ke Luar Daerah

INFO SAWIT,  MASAMBA — Kapasitas pabrik kelapa sawit PTPN XIV yang berlokasi di Kecamatan Burau, Luwu Timur sudah tidak mampu menampung buah kelapa sawit. Jalan satu-satunya, petani sawit terpaksa menjual sawitnya ke Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Tidak kurang dari 640 ton atau sekitar 80 truk buah sawit dari Luwu Utara dikirim ke provinsi tentangga itu. Petani memilih menjual buah sawit mereka di daerah lain disebabkan selain harganya yang cukup bagus, juga disana banyaknya pabrik CPO siap menerima buah sawit masyarakat.

Seorang Ketua Kelompok Tani dari Kecamatan Sabbang, Yusuf Paemboanan mengatakan Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Sulawesi Tengah cukup bagus dibanding di PTPN Buaru dimana harganya mencapai Rp 1,315 per kilogram, sedangkan di Luwu Timur hanya Rp1,100 itupun antrian pajang empat hingga lima hari baru bisa masuk pabrik.

Terpisah, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Utara, Ir H Abd Mahfud MM dalam surat nomor 525/637/Hutbun/2016 terkait investor Kelapa Sawit bahwa Luwu Utara membutuhkan empat pabrik Kelapa Sawit (CPO). “Masing-masing tiga unit pabrik CPO berkapasitas 30 ton per jam dan satu unit pabrik berkapasitas 15 ton. Menurut Mahfud luas areal kebun kelapa sawit di Luwu Utara tahun 2015 mencapai 17.194,45 hektar dengan melibatkan 9,275 kepala keluarga,” katanya seperti dilansir fajar.co.id

Kondisi saat ini, lanjut Mahfud, hanya ada satu pabrik CPO yang dapat diharapkan untuk beroperasi tahun 2017 ini yakni PT Jas Mulia sementara investor yang lain belum jelas kapan mereka melakukan pembangunan padahal mereka sudah memiliki izin. (T2)