INFO SAWT, SEGAH – Wakil Bupati Agus Tantomo benar-benar dibuat geram oleh perusahaan-perusahaan kepala sawit yang ada di Bumi Batiwakkal. Pasalnya, beberapa kali Pemkab Berau menggelar pertemuan dengan mengundang seluruh perwakilan perusahaan kelapa sawit untuk membentuk Forum Corporate Social Responsibility (CSR), hampir seluruh perusahaan kelapa sawit tidak menunjukkan komitmennya.
“Kami sudah berkali-kali rapat, cuma persoalannya selalu sama, tidak bisa mengambil keputusan karena yang hadir tidak memiliki otoritas. Berkali-kali diminta yang hadir yang punya otoritas, tetap saja yang datang yang tidak punya otoritas,” katanya usai mengikuti musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Kecamatan Segah, belum lama ini ditulis prokal.co.
Wabup yang tidak melihat adanya itikad baik dari perusahaan, menegaskan tidak akan membantu perusahaan yang ingin mengurus segala bentuk perizinan di tingkat kabupaten. “Ini saya tegaskan betul, saya tidak menggertak. Barusan saya sudah minta Asisten II (Mansyah Kelana), pokoknya dokumen-dokumen perusahaan sawit jangan ditaruh di meja saya. Saya tidak mau tanda tangan selama forum CSR mereka belum terbentuk,” tegasnya.
Dijelaskan, walau hanya sekali mengurus izin lokasi, tetapi dalam operasional perusahaan, berbagai bentuk perizinan harus dimiliki perusahaan. “Seperti izin lingkungan dan sebagainya. Pokoknya dalam setahun itu, bentar-bentar ada masuk izinnya, itu tidak bakal saya tandatangani kalau mereka tidak komitmen,” jelasnya. (T2)







