Kuala Lumpur - Sampai saat ini praktik budidaya berkelanjutan versi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), seolah-olah kerap menjadi tanggung jawab pelaku perkebunan.
Sayangnya keseriusan pelaku pasar CPO menyerap produk berkelanjutan memiliki tanggung jawab yang sama. Kata VP II RSPO, Edi Suhardi, sudah saatnya pasar menyerap Certified Sustainable Palm Oil (CSPO). Alhasil menjadi insentif bagi bertumbuhnya praktik berkelanjutan.
Guna, terwujudnya pasar CSPO yang bertumbuh, maka Edi, memiliki usulan guna mengklasterkan pasar CSPO berdasarkan urutan kualitas praktik berkelanjutan. Dengan membagi produk dengan rating berkelanjutan termasuk pasar, bakal membuka peluang pasar CSPO yang lebih besar. “Dengan adanya pengelompokan pasar, mendorong penyerapan CSPO yang lebih baik lagi,” katanya kepada InfoSAWIT, Selasa (18/11) di Kuala Lumpur. (T2)







