INFO SAWIT, LABUHANBATU - Dalam kurun waktu sebulan terakhir ini, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengalami penurunan cukup drastis, dari sekitar Rp2.000/kg menjadi Rp1.700/kg ditingkat pengumpul. Perbedaan harga ditingkat petani justru harga jual jauh lebih rendah, antara Rp1.450/kg sampai Rp1.500/kg. Bahkan masih ada di bawah harga terendah itu, jika lokasi panen jauh dari tempat pengumpul.
Seorang pemilik usaha pengumpulan (RAM) TBS buah sawit di Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Azmain mengatakan, sekitar sebulan lalu harga TBS buah sawit di pabrik masih dapat dijual sedikit di atas Rp2.000/kg. Sedangkan ditingkat pengumpul, dia mengaku masih sanggup membeli buah sawit Rp2.000/kg pada bulan lalu. "Sekarang sudah jauh kali turunnya. Kami bisa beli kualitas buah yang baik sekitar Rp1.700/kg," kata Azmain, seperti dilansir sindonews.com belum lama ini.
Lebih lanjut kata dia, ketika harga buah sawit sebulan lalu mencapai Rp2.000/kg, alasan pihak pabrik, karena permintaan CPO meningkat akibat panen buah sawit mengalami penurunan produksi (Trek).
Padahal, saat ini juga kondisi hasil panen buah sawit, masih mengalami penurunan produksi hingga 50% dari hasil panen normal. "Sekarang pun, buah sawit trek juga. Tapi harganya bisa anjlok," tuturnya yang juga merupakan anggota DPRD Labuhanbatu itu. (T2)







