Berita Lintas
sawitbaik

Nilai Ekspor Minyak Sawit Nasional 2016 Capai US$ 18,59 Miliar



Nilai Ekspor Minyak Sawit Nasional 2016 Capai US$ 18,59 Miliar

INFO SAWIT, JAKARTA  - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan volume ekspor minyak sawit nasional tahun ini mencapai 27 juta ton senilai US$ 18,90 miliar, naik tipis masing-masing 1,6% dan 1,7% dari realisasi 2016. Tahun lalu, volume ekspor minyak sawit mencapai 26,57 juta ton setara US$ 18,59 miliar.

Permintaan komoditas perkebunan tersebut di pasar internasional belum terlalu masif, bahkan Tiongkok sebagai salah satu pasar utama minyak sawit Indonesia cenderung mengerem impor. Di sisi lain, pemulihan harga minyak sawit juga belum terlalu signifikan.

Direktur Eksekutif Gapki Fadhil Hasan mengungkapkan, produksi minyak sawit tahun ini akan lebih baik dari 2016. Kondisi cuaca yang diprediksi normal akan mendorong produksi kembali seperti sebelum 2015.

“Produksi tahun ini normal, tapi ekonomi global belum terlalu pulih. Ekspor tahun ini sekitar 27 juta ton, baik minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) maupun produk turunan hingga produk akhir. Mei-Juni, produksi akan naik lagi, sehingga harga di pasar ekspor yang saat ini tinggi akan turun ke kisaran US$ 600-650, rata-rata mungkin US$ 700 per ton,” kata dia seperti dilansir beritasatu.com.

Dalam proyeksi yang pernah dipaparkan Gapki, produksi minyak sawit nasional tahun ini diperkirakan mencapai 38,70 juta ton dengan rincian 35,50 juta ton CPO dan 3,20 juta ton palm kernel oil (PKO). Peningkatan produksi terjadi karena dampak El Nino 2015 sudah menghilang dan adanya perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa tahun ini kondisi cuaca akan normal. Ditambah ada lahan sawit yang ditanam pada 2012 dan 2013 yang siap panen tahun ini. (T2)