Kuala Lumpur - Dikatakan Co Founder yayasan Suzuki, David Suzuki, perubahan iklim adalah keniscayaan, sebab itu kegiatan untuk pelestarian lingkungan semestinya bisa sinergi dengan pembangunan ekonomi.
Kendati diakui, antara pihak environmentalis dan developmentalis, memiliki pandangan yang berbeda terhadap pelestarian lingkungan. Suzuki mencontohkan, pihak environmentalis lebih mendukung pelestarian lingkungan untuk keberlangsungan hidup manusia.
Sementara pihak developmentalis, beranggapan kehidupan manusia perlu didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, dengan menumbuhkan industri berbasis lahan bakal menambah lapangan pekerjaan, peningkatan ekonomi lokal dan berjalannya roda ekonomi negara.
Hanya saja, perlakuan industri yang baik tidak mesti menghancurkan keragaman hayati yang ada di dunia. David mengatakan, bila hendak berbicara tentang lingkungan maka, semua atribut perusahaan mesti ditinggalkan, dan bersikap seperti layaknya manusia biasa.
Walau diakui, David, peningkatan ekonomi juga dibutuhkan, hanya saja semestinya dilakukan dengan benar. "Bila kita tidak minum air sepanjang 3 hari kita akan mati, demikian juga bila bila meminum air yang tercemar, badan akan sakit," tandas dia di Kuala Lumpur, Rabu (19/11). (T2)









