Berita Lintas
sawitbaik

Tolak Pengembangan Sawit, Petani Minta Pengembangan Komoditi Lain



Tolak Pengembangan Sawit, Petani Minta Pengembangan Komoditi Lain

Info SAWIT, MEUREUDU - Perwakilan petani sejumlah gampong di Kemukiman Jalan Rata dan Kemukiman Cubo Kecamatan Bandarbaru, Pidie Jaya menyatakan tidak setuju (menolak) pengembangan Kelapa Sawit yang diprogramkan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) setempat tahun ini.

Mereka meminta pemerintah agar menggantikan dengan komoditi lain yang dianggap lebih menguntungkan. Kami menolak kelapa sawit dan meminta komoditi lain,” pinta seorang tokoh. Penolakan itu karena beberapa alasan utama. Dua diantaranya yaitu, komoditi dimaksud dinilai rawan terhadap serangan gajah alias “Po Meurah” serta berdampak buruk terhadap lingkungan karena mampu menyedot air tanah hingga kedalama ratusan meter.

Tiga perwakilan petani yang menolak program pengembangan kelapa sawit yaitu, H Ismail Usman, Imum Mukim Jalan Rata Bandarbaru dan Drs H Sulaiman Daud, Imum Mukim Cubo serta M Yusuf Mahmud, Keuchik Gampong Kayeue Jatoue Kemukiman Cubo kecamatan sama.

Kadisbunnak Pijay, Burhanuddin SP seperti dikutip Serambinews.com membenarkan, sejumlah perwakilan petani Bandarbaru menolak rencana pengembangan komoditi Kelapa Sawit seluas 200 hektare dikembangkan di kawasan Uteuen Gampong Abah Lueng Bandarbaru.  Pengembangan komoditi tersebut, menganggarkan dana sebesar Rp 5 miliar bersumber dari APBK 2017 ini, kata Burhanuddin. (T2)