Info SAWIT, PANGKAL PINANG – Saat ini isu kelapa sawit mulai dihembuskan, terbaru mengenai resolusi sawit yang dianggap bahwa komoditas kelapa sawit adalah pemicu terjadinya deforestasi. Apakah itu benar? Entahlah lantaran terdapat beberapa data yang perlu dilakukan konfirmasi lebih lanjut dilapangan termasuk definisi deforestasi.
Apakah isu negatif itu akan berlanjut, tentu saja, selama kelapa sawit tumbuh dan berkembang. Dikatakan Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit, Rusman Heriawan, kedepan tantangan sawit akan semakin menguat, bahkan merujuk analisa Wakil Menteri Pertanian periode 2010-2014, terdapat lima tantangan yang akan dihadapi industri kelapa sawit.
Diantaranya pertama, mengenai kebijakan moratorium sawit, kedua mengenai kenaikan biaya produksi, ketiga ketersediaan tenaga pemanen. Lantas keempat, adanya dinamika iklim yang memungkinkan muculnya patogen baru, dan kelima, mengenai adanya kampanye negatif.
“Banyak info yang kurang berimbang, di Eropa lebih buruk, di dalam negeri juga tenyata demikian, sebab itu saya pingin kedua kelompok bertemu antara kelompok ekonomis dan environmentalis, itu penting sebab kedepan mainstream-nya environment sustainability,” tandas Rusman kepada InfoSAWIT, dalam acara Workshop Media “Peran BPDP-KS dalam Perkembangan Sawit Indonesia”, di Pangkal Pinang. (T2)







