Info SAWIT, KUALA LUMPUR – Dikatakan Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia, Datuk Seri Mah Siew Keong, Seratus tahun yang lalu, dilakukan penanaman kelapa sawit untuk pertama kalinya di Tennamaram Estate, Selangor, dalam upaya untuk menggantikan budidaya kopi yang gagal.
Sejak itu, kata Mah Siew Keong, budidaya kelapa sawit telah membantu memangkas angka kemiskinan mencapai 50% dari populasi saat Malaysia mencapai kemerdekaan pada tahun 1957, dan menjadi kurang dari 5% saat ini. Ditulis www.nst.com.my, untuk tahun 2017 negeri Jiran menganggarkan RM 30 juta untuk peremajaan sawit petani, atau sekitar RM 7.500/ha.
Pemerintah Malaysia juga mengusulkan diskon harga sampai 20% untuk pembelian alat-alat panen untuk perkebunan kelapa sawit petani meningkatkan produktivitasnya. Termasuk mendorong perkebunan kelapa sawit Malaysia sesuai standar Malaysian Sustainable Palm Oil (MSPO). Untuk rendemen, pemerintah Malaysia menargetkan rendemen sawit secara nasional bisa mencapai 23% di tahun 2020, lantaran saat ini rata-rata rendemen sawit industri hanya mencapai 20%. (T2)










