InfoSAWIT, KALTARA – Selain bidang sumber daya energi, potensi perkebunan merupakan sektor lain sebagai penopang perekonomian dan pembangunan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Mufied Azwar menjelaskan, berdasarkan catatan laporan dari kabupaten dalam kurun waktu 2015 hingga 2016, setidaknya ada 64 perusahaan yang keseluruhannya merupakan perkebunan sawit.
Ke-64 perusahaan tersebut, sebanyak 24 di Kabupaten Bulungan, 7 di Malinau, 22 Nunukan, serta 11 di Kabupaten Tana Tidung (KTT). “Cuma satu perkebunan selain sawit. Yaitu perkebunan karet di Kecamatan Peso,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini ditulis prokal.co.
Sedangkan untuk pengelolaan hasil produksi atau pabrik kelapa sawit (PKS) teradapat 10 unit. Yakni 6 di Kabupaten Nunukan, 2 di Bulungan, dan 1 di Kabupaten Malinau. Lanjut dia, Kalimantan termasuk di Kaltara merupakan daerah yang memiliki perkebunan sawit yang luas. Kondisi itu hampir sama dengan pulau sumatera. Namun, jumlah perusahaan tersebut sangat dimungkinkan telah berubah seiring adanya penambahan izin dan pencabutan izin dikarenakan tidak beroperasi. “Ini hanya laporan yang masuk kepada kami, tapi belum ada laporan terbaru tahun ini soal dokumen pencabutan izinnya,” ungkapnya. (T2)










