MAMUJU – Salah seorang petani sawit di Kabupaten Mamuju, Takdir, berharap agar perusahaan sawit didaerahnya tidak mementingkan pihaknya sendiri tapi juga memperhatikan petani dengan tidak membeli harga tandan buah segar (TBS) diluar kewajaran.
''Perusahaan sawit jangan hanya mengejar keuntungan. Tapi hendaknya juga melihat pada kepentingan masyarakat petani. Jangan mereka hanya dirugikan,'' ujarnya saat mengadakan pertemuan dengan perusahaan sawit setempat, Kamis (20/11/2014).
Sementara kata Sekretaris Tim Penetapan Harga TBS Sulbar, penetapan yang rendah dari pihak perusahaan tentunya akan merugikan masyarakat petani.
''Kami berprinsip, jika dipakai lantas itu ril, berarti dibagi rata-rata. Dan itu tidak salah. Kami merasa kasihan kepada masyarakat nantinya. Kami tetap memberikan pertimbangan pada masyarakat petani dan pihak perusahaan, sehingga harga yang didasari rata-rata tersebut dapat berpihak pada petani,'' tandasnya seperti dilansir Berita Kota Makassar. (T3)










