InfoSAWIT, MEDAN - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Holding bersama PTPN IV tengah membentuk anak usaha baru bernama PT Industri Nabati Lestari yang berlokasi di Kawasan Industri Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Pabrik ini dibuat dalam rangka mengembangkan industri hilir produk minyak kelapa sawit.
Direktur Utama PTPN III Holding Dasuki Amsir mengatakan, pihaknya menyiapkan investasi hampir Rp 1 triliun untuk pembangunan pabrik tersebut. Anggaran tersebut berasal 30% dari dana internal dan 70% dari pinjaman perbankan.
Pabrik yang saat ini tengah memasuki tahap pembangunan ini akan memiliki kapasitas produksi minyak goreng sebesar 600.000 ton/tahun. Pabrik tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 2.000 ha milik PTPN III Holding, seperti yang dilansir Kontan. "Sekarang sudah memasuki tahap konstruksi dan ditargetkan sudah mulai beroperasi akhir 2018 atau awal 2019 mendatang," ujar Dasuki kepada Kontan, Rabu lalu.
Dasuki menjelaskan, rata-rata kebutuhan Crude Palm Oil (CPO) yang digunakan sebagai bahan baku minyak goreng sebesar 2.000 ton/hari. Pasokan bahan baku itu berasal dari PTPN III dan IV masing-masing 1.000 ton. Dalam proses pengolahannya, tidak semua CPO tersebut akan menjadi minyak goreng, tapi hanya 75% yang dapat menjadi minyak goreng, sisanya akan menjadi oleochemicals.
Pihak PTPN akan menjalin kerjasama dengan PT Unilever Oleochemical Indonesia (UOI) sebagai pihak yang menyerap dan mengolah oleokimia. Kerjasama ini dijalin karena industri nabati belum memiliki teknologi dan pengalaman dalam mengolah oleochemicals dan juga diperlukan investasi yang cukup besar untuk bisa mengolah oleochemical. "Kebetulan, Unilever juga memiliki pabrik di kawasan Sei Mangkei ini, jadi lebih mudah dan efisien," ungkapnya. (T4)







