InfoSAWIT, JAKARTA – Merujuk informasi dari Kementerian Perdagangan telah menetapkan harga referensi produk crude palm oil (CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode Juni 2017 sebesar US$ 723,37/ton.
Harga tersebut turun sekitar US$ 8,64 atau 1,18% dari periode bulan Mei 2017, yaitu US$ 732,01/ton. “Saat ini, harga referensi CPO kembali turun, dan tetap berada pada level di bawah US$ 750. Untuk itu, pemerintah kembali mengenakan BK sebesar US$ 0/ton untuk periode Juni 2017,” tutur Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan hari ini, Rabu (31/5), di Jakarta dalam siaran resmi yang diterima InfoSAWIT.
Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35/M-DAG/PER/5/2017 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.
BK CPO untuk Juni 2017 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017 sebesar US$ 0/ton. Harga tersebut sama dengan BK CPO pada periode Mei 2017 sebesar US$ 0/ton.
Demikian juga harga referensi biji kakao yang pada Juni 2017 tercatat menurun sebesar US$ 142,96 atau 6,96% atau dari US$ 2.054,43/ton menjadi US$ 1.911,47/ton. Hal ini berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang juga menurun US$ 139 atau 7,82% dari US$ 1.778/ton pada periode bulan sebelumnya menjadi US$ 1.639/ton pada Juni 2017.
Penurunan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan menurunnya harga internasional. Penurunan ini menyebabkan BK biji kakao turun dari 5% menjadi 0%. Hal tersebut tercantum pada kolom 1 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017. (T2)







