InfoSAWIT, ENREKANG - Protes keras dari masyarakat di Kecamatan Maiwa tidak menyurutkan langkah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV untuk menanami lahan seluas 3000 hektare dengan pohon kelapa sawit. Masyarakat bahkan ditawari iming-iming pekerjaan jika lahan sawit telah rampung.
Sekretaris perusahaan PTPN XIV, Jemmy Jaya, menggaransi, keberadaan badan usaha milik pemerintah di Maroangin itu justru untuk menyejahterakan masyarakat. "Kita akan sinergi dengan masyarakat Enrekang. Tentunya kita akan memberikan kesempatan (pekerjaan) yang layak. Jadi, lahan sawit itu juga bisa ikut berpartisipasi meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," klaim Jemmy tulis fajaronline.com.
Rencananya, PTNPN XIV bakal menanami sawit seluruh lahannya di Maroangin. Ada 5200 hektare yang diklaim ada di bawah kuasa pemerintah. Meskipun begitu, baru sekira 3000 hektare yang bakal digenjot untuk target 2019 mendatang.
Padahal, Hak Guna Usaha (HGU) PTPN XIV telah berakhir sejak 2003 silam. Pemerintah kabupaten (pemkab) Enrekang sendiri mengakui tak memperpanjang kontrak HGU tersebut. Sayangnya, pemkab terkesan abai terhadap polemik tersebut. (T2)









