InfoSAWIT, MUKOMUKO - Harga sawit di sejumlah pabrik di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah dua kali mengalami penurunan harga selama dua pekan ini. Hal ini diduga karena adanya pengaruh penurunan harga minyak mentah kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO).
Tim perumus harga tandan buah segar kelapa sawit Pemerintah Provinsi Bengkulu menetapkan harga jual tandan buah sawit di tingkat pabrik di daerah itu sebesar Rp1.332/kilogram (kg).
Kasi Budi Daya Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Sudianto, di Mukomuko, Sabtu lalu menjelaskan, harga sawit turun secara berturut-turut dan terakhir turun sebesar Rp40/kg dari Rp1.410 - Rp1.460/kg menjadi Rp1.385 - Rp1.420/kg, seperti yang dijelaskan Antaranews.
Dijelaskan, harga sawit turun sebesar Rp40/kg di enam dari delapan pabrik yang tersebar di daerah tersebut. Dua pabrik dengan harga sawit yang bertahan yaitu PT BMK sebesar Rp1.480/kg dan PT SAP Rp1.470/kg.
Dari data terbaru, harga sawit di pabrik PT MMIL turun dari Rp1.460/kg menjadi Rp1.420/kg, pabrik PT KAS turun dari sebesar Rp1.460/kg menjadi Rp1.420/kg. Kemudian, di pabrik PT DDP Desa Lubuk Bento dan PT DDP Kecamatan Ipuh turun dari Rp1.460/kg menjadi Rp1.420/kg.
Harga sawit di pabrik PT SAP selama sepekan bertahan dengan harga Rp1.470/kg dan PT BMK sebesar Rp1.480/kg, lebih tinggi dibandingkan dengan harga ketentuan tim perumus komoditi perkebunan itu sebesar Rp1.322/kg, ungkapnya.
Dari harga sebesar itu, pabrik di daerah itu diberikan toleransi sebesar 5% untuk membeli tandan buah segara kelapa sawit milik petani setempat. (T4)










