Berita Lintas
sawitbaik

Produsen Terima HET Migor Dipatok Rp 11 Ribu/Liter



Produsen Terima HET Migor Dipatok Rp 11 Ribu/Liter

InfoSAWIT, JAKARTA - Sejumlah produsen minyak sawit mengaku tak terganggu oleh kebijakan pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000/liter.

Direktur PT Asian Agri, Freddy Widjaja mengatakan, program tersebut hanya untuk jumlah tertentu atau tidak untuk seluruh Crude Palm Oil (CPO). Asian Agri dapat mengalokasikan produksi CPO-nya untuk minyak goreng premium yang harganya di atas Rp11.000/liter. Diketahui, penetapan HET itu berlaku mulai 10 April hingga 10 September 2017.

Lebih lanjut kata dia, penetapan harga maksimum minyak goreng sesungguhnya bagian dari program pengalihan konsumsi minyak curah ke minyak kemasan. Bagi Freddy, penetapan harga ini dilihat dalam konteks yang positif, lebih higienis, dan terkontrol.

Merujuk informasi dari perusahaan, Asian Agri memproduksi 1 juta ton CPO/tahun dari areal perkebunan inti, plasma, dan swadaya seluas 160.000 hektare (ha). Sebagian dipakai untuk memproduksi minyak goreng merek Camar dan Harumas yang dipasarkan di Sumatra. (T4)