Berita Lintas
sawitbaik

Sinar Mas Jual Minyak Goreng Murah



Sinar Mas Jual Minyak Goreng Murah

InfoSAWIT, JAKARTA - PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dengan menjual 3.500 liter minyak goreng kemasan.  Penjualan minyak goreng dengan harga murah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Ramadhan.

Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin mengatakan, selain mendukung langkah pemerintah untuk menjamin kelancaran pasokan, kerja sama ini juga dilakukan untuk menjaga sisi psikologis masyarakat agar tidak mengkhawatirkan kelangkaan minyak goreng. Kegiatan ini pula dijadikan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan, ungkapnya, Rabu lalu.

Lanjutnya, Sinar Mas selama ini menjalankan aktivitas corporate social responsibility, yakni mengedepankan produk dan merek andalan sendiri. Adapun sekitar 3.500 liter minyak goreng kemasan seharga Rp8 ribu/liter disalurkan di kantor Kementerian Perdagangan, Jl. M.I. Ridwan Rais, Jakarta Pusat.

“Sejak 2005, melalui PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk, telah disalurkan lebih dari 30 juta liter minyak goreng beragam merek seperti Filma, Kunci Mas ataupun Mitra pada sejumlah kota yang ada di seluruh provinsi di Pulau Jawa, Bali, sebagian Sumatera (Riau, Palembang, Belitung Timur), Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Maluku,” ungkapnya seperti yang dilansir CNNIndonesia.

Saleh Husin menambahkan, sudah sejak lama perusahaan terlibat dalam penyaluran minyak goreng melalui kegiatan Bazaar Rakyat. Dengan bazaar ini, juga membuka kesempatan berharga bagi kami guna memasyarakatkan produk dalam negeri dan mendorong penggunaan produk buatan Indonesia.

Langkah ini ditautkan Sinar Mas melalui kampanye “Produk Indonesia, Jati Diri Bangsa,”yakni Indonesia sebagai penghasil utama minyak kelapa sawit dunia, bahan dasar utama pembuatan minyak goreng.

"Kami berharap niatan berbagi dengan sesama melalui Bazaar Rakyat, turut memasyarakatkan pula komoditas dan produk dalam negeri yang berkualitas,” ungkap mantan Menteri Perindustrian ini. (T4)