Berita Lintas
sawitbaik

DPRD: Kotim Perlu Pabrik Sawit



DPRD: Kotim Perlu Pabrik Sawit

InfoSAWIT, SAMPIT - Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Ida Laila mengutarakan, pemerintah perlu memberikan bantuan jaringan pemasaran, dari berkembangnya produksi perkebunan kelapa sawit. Ida menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) perlu menarik investor luar agar bisa membangun industri hilir pengolahan minyak hasil dari kelapa sawit tersebut.

Diungkapkannya, menggandeng investor adalah untuk bisa berinvestasi dalam industri hilir, yaitu pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit. Diharapkan, ini mampu menghasilkan produk yang berasal dari kelapa sawit, seperti, minyak goreng, alat kosmetik dan sebagainya.Hal itu juga akan berimbas kepada serapan tenaga kerja lokal.

”Tapi investasi itu perlu biaya besar, dan bukan hal mudah untuk meyakinkan investor agar bisa menanamkan modalnya di sektor tersebut,“ kata Ida, seperti yang dilansir Prokal.

Dengan mendirikan pabrik kelapa sawit (PKS), pendapatan asli daerah akan meningkat. PKS itu nantinya dapat membantu petani lokal untuk menjual hasil panen kebun sawit secara mudah.

Perkebunan kelapa sawit di Kotim belum memberi kontribusi yang signifikan terhadap daerah, mengingat kontribusinya justru lebih banyak masuk ke pemerintah pusat. Dari data sementara, ada 1.800 petani kelapa sawit rakyat dengan total luas kebun mencapai 22.000 hektare (ha). Jumlah ini pun bisa meningkat karena petani yang baru terdata berkisar 60%. 

Perusahaan perkebunan kelapa sawit juga tidak perlu merasa tersaingi dengan pabrik kelapa sawit yang akan dibangun pemerintah daerah. Hal ini karena target pembangunan pabrik tersebut adalah sawit milik petani rakyat. (T4)