SURABAYA – Guna mengimbangi kebutuhan pupuk perkebunan kelapa sawit, perusahaan yang memproduksi pupuk nonsubsidi, Saraswanti Group, akan menambah kapasitas produksi NPK dan Dolomit sebesar 340.000 ton pada tahun 2015.
Menurut Chief Executive Officer Saraswanti Group, Y. N. Hari Hardono, sebagaimana dilansir Tender Indonesia, Rabu (19/11/2014), bahwa penambahan produksi 340.000 ton pada 2015 bersumber dari empat pabrik, dua di Medan dan sisanya di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan yang dekat dengan perkebunan sawit.
"Pertumbuhan sawit akan signifikan dalam jangka panjang, karena CPO ini sumber energi terbarukan. Sedangkan selama ini pupuk tanaman ini banyak dari impor," tuturnya.
Karena katanya, rendahnya harga minyak sawit mentah (CPO) saat ini bukan berarti masa depan perkebunan sawit jelek. Jika harga minyak dunia mencapai level US$140 per barel maka harga CPO akan naik kembali. (T3)










