InfoSAWIT, JAKARTA - Pada Mei 2017, neraca perdagangan nonmigas Indonesia mengalami surplus sebesar US$ 1,0 miliar, dengan neraca perdagangan migas defisit US$ 0,5 miliar sehingga menyebabkan surplus neraca perdagangan mencapai US$ 0,5 miliar.
“Sementara itu pada periode Januari-Mei 2017, neraca perdagangan menunjukkan perbaikan dengan surplus sebesar US$ 5,9 miliar, atau hampir dua kali lipat dibandingkan surplus Januari-Mei 2016,”ujar Menteri Perdagangan, Enggartiasti Lukito dalam rilis yang diterima InfoSAWIT.
Surplus Januari-Mei 2017 dihasilkan dari surplus perdagangan nonmigas yang mencapai US$ 9,7 miliar dikurangi defisit perdagangan migas sebesar US$ 3,8 miliar. India, Amerika Serikat, Filipina, Belanda, dan Pakistan adalah mitra dagang penyumbang surplus perdagangan nonmigas terbesar selama Januari-Mei 2017 yang nilainya mencapai US$ 12,6 miliar.
Sementara RRT, Thailand, Australia, Korea Selatan, dan Argentina merupakan mitra dagang yang menyebabkan defisit terbesar yang nilainya mencapai US$ 9,7 miliar. (T2)










