InfoSAWIT, SAMPIT - Seluruh karyawan sawit memenuhi pasar simpang Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, karena baru saja menerima gaji dan tunjangan hari raya (THR). Mereka berbelanja untuk memenuhi kebutuhan lebaran.
Karyawan perkebunan kelapa sawit, Najirin, Minggu lalu mengatakan, para karyawan lebih memilih pasar daripada ke Kota Sampit. Hal ini karena harga dari baju, sembako, kue dan minuman yang dijual tidak jauh berbeda dengan yang ada di pusat kota, juga, jarak tempuh ke pusat perkotaan memakan waktu selama dua jam dan perlu biaya lagi.
Sementara itu, seorang pedagang mengatakan banyaknya karyawan belanja menjelang satu minggu sebelum lebaran 1438 H berbeda dengan tahun lalu. Pasalnya, tahun ini hampir semua karyawan tidak memilih pulang ke kampung halamannya. “Kebanyakan mereka hanya tinggal di mess, atau ke tempat keluarga terdekat di daerah ini saja,” akuinya, seperti yang dilansir Prokal.
Lanjutnya, sejak dibukanya pasar di persimpangan, masyarakat yang mayoritas karyawan perkebunan mulai berdatangan. “Kalau melihat jumlahnya, ribuan orang datang ke pasar ini,” ungkapnya. (T4)










