InfoSAWIT, MANOKWARI - Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, membuat limbah kelapa sawit menjadi pupuk organik. Pupuk ini nantinya akan digunakan untuk memperbaiki kesuburan lahan pertanian di daerah tersebut.
Sunarman, salah satu PPL, mengungkapkan bahwa perkembangan industri pupuk organik sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu dan kini mampu memproduksi tiga ton pupuk organik/hari. Awalnya, usaha itu bermula dari keresahan atas degradasi kualitas lahan pertanian di wilayah Masni, tambahnya.
Selain dengan limbah sawit, pupuk organik juga dapat dibuat dengan limbah somel, limbah sekam padi dan kotoran ternak. Seluruh bahan tersebut dicampur dan diproses hingga siap digunakan sebagai pupuk.
Menurutnya, penggunaan pupuk organik sangat bermanfaat dan dibutuhkan untuk memperbaiki struktur tanah. "Terutama, di wilayah Kampung Sumber Boga Masni, kandungan kahat pada lahan pertanian padi di sini cukup tinggi. Karena itu, perlu pupuk organik supaya tanah subur kembali dan mampu meningkatkan produksi pertanian," ujarnya, seperti yang dilansir Antara.
Sunarman menuturkan siap memasok kebutuhan pupuk untuk seluruh petani, apalagi usaha itu selaras dengan program cetak sawah yang dilaksanakan pemerintah pusat. Ia juga berharap dengan program tersebut akan meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi padi petani Manokwari.
Diketahui, produksi limbah dari perkebunan kelapa sawit di daerah itu cukup besar, namun dimanfaatkan secara maksimal. (T4)







