InfoSAWIT, OSAKA - Dalam lawatan ke Jepang, delegasi Indonesia melakukan pertemuan business matching dan terdapat 3 perusahaan serta 2 asosiasi Indonesia yang dipertemukan dengan 19 perusahaan Jepang. Perusahaan dan asosiasi tersebut yaitu PT. Smart Tbk, PT. Wilmar Group Tbk, PT. Tunas Baru Lampung Tbk, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), dan Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (APCASI).
Dalam keterangan resmi yang didapat InfoSAWIT, acara tersebut dibungksu dalam Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Osaka, yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal RI di Osaka pada Kamis (13/7).
Dikatakan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda, pihaknya optimis kunjungan kerja ini merupakan salah satu langkah yang efektif guna mempromosikan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia serta memperluas jaringan pendukung sawit di Jepang.
Pemerintah Indonesia terus berupaya mempromosikan dan memfasilitasi pertumbuhan sektor sawit karena menyangkut penghidupan para petani yang bekerja di atas lahan seluas 42% dari total lahan perkebunan sawit. Selain itu, Indonesia juga telah melaksanakan kewajiban skema sertifikasi berkelanjutan yang dikenal dengan ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) dan bersifat wajib sejak tahun 2011. Sertifikasi tersebut menjamin semua pelaku usaha sawit di Indonesia, baik skala besar maupun kecil, memenuhi standar keberlanjutan yang tinggi. (T2)







