InfoSAWIT, TELUKKUANTAN - Sudah hampir dua bulan, harga sawit di kalangan petani swadaya masih berkisar Rp1.200 per kilogram. Petani menilai, harga itu masih jauh dari harapan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
‘’Harga itu sudah bertahan lama, berkutat sekitar Rp1.200 perkilogram. Kalau dikalikan dengan kebutuhan, itu tidak sebanding, barang-barang sekarang mahal,’’ ujar Isus, salah seorang petani sawit di Kuansing, belum lama ini.
Harga sawit senilai Rp1.200 itu, diakui Isus, dirasakan para petani di sekitar kawasan perusahaan. ‘’Kalau jauh dari perusahaan, harganya di bawah, berkisar Rp1.100 per kilogram,’’ sebutnya.
Ia berharap, harga yang sudah bertahan sejak dua bulan lalu itu bisa naik ke harga Rp1.500 per kilogram. ‘’Idealnya harga sawit itu memang Rp1.500. Kalau di bawah, itu tidak mencukupi,’’ katanya seperti ditulis riaupos.co.
Senada dengan itu, Asman, petani dari Logas Tanah Darat juga mengeluhkan rendahnya harga sawit. Ia berharap, harganya kembali menanjak naik. ‘’Sudahlah harganya murah, produksinya pun turun sekarang,’’ ujarnya. (T3)










