SIMPANG AMPEK – Banjir yang melanda daerah kelurahan Maligi, kota Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, mengakibatkan terendamnya sekitar 50 hektare kebun kelapa sawit. Demikian kata Pemkab setempat.
"Tidak hanya 50 unit rumah tetapi kebun kelapa sawit sekitar 50 hektare juga terendam banjir," kata Kepala Desa Sasak, Arman, di Simpang Ampek, Senin (24/11/2014).
Menurutnya air sudah merendam kebun kelapa sawit dan rumah warga satu minggu terakhir. Akibatnya, warga tidak bisa memanen buah kelapa sawit.
"Mengenai kerugian belum diketahui secara jelas, karena petani hanya tertunda untuk panen, sedangkan kerugian warga yang rumahnya terendam belum ada laporan karena air belum sampai masuk ke dalam rumah, namun hanya sampai tangga rumah saja," tuturnya, seperti ditulis Antara. (T3)







