Berita Lintas
sawitbaik

Sebelum Dilepas ke Alam Liar, Orangutan pun Belajar Beradaptasi



Sebelum Dilepas ke Alam Liar, Orangutan pun Belajar Beradaptasi

InfoSAWIT, PALANGKARAYA - Sebelum dilepasliaran, individu orangutan ini bakal menjalani proses rehabilitasi sebelum kelak dilepasliarkan ke habitat alaminya di hutan. Tutur Jamartin, proses rehabilitasi dapat mencapai tujuh tahun. Lantaran induk orangutan biasanya memberikan pelajaran kepada anaknya selama 7 tahun.

Proses dimulai di Baby School dan naik ke beberapa tingkatan, mirip seperti sekolah manusia, sampai mereka siap dilepasliarkan di habitat aslinya, misalnya sudah mampu memanjat pohon dan mencari makanan sendiri.

Bagian akhir dari proses ini membutuhkan keberadaan pulau alami dan memberikan kesempatan bagi orangutan untuk menjalani kehidupan di lingkungan yang menyerupai habitat alaminya di hutan, terjaga, namun tetap terpantau perkembangan proses adaptasinya yang diperkirakan butuh waktu selama 6 tahun hingga satu tahun.

Lantas, jika sudah siap dan telah melewati tes kesehatan maka bisa langsung dilepasliarkan ke Taman Nasional Bukit Raya Bukit Baka di Kabupaten Katingan dan kawasan hutan lindung Bukit Batikap di Kabupaten Gunung Raya.

Adanya areal yang didapat BOSF dan PT SSMS Tbk., di kawasan pulau Salat Nusa bakal dijadikan sebagai suaka jangka panjang bagi para individu orangutan yang tak mungkin dapat dikembalikan ke habitat alami akibat cacat yang diderita saat penangkapan atau pemeliharaan yang melanggar hukum.

Keuntungan secara keseluruhan adanya konservasi habitat orangutan membuka jalan bagi ratusan orangutan untuk dilepasliarkan kembali ke alam liar, serta menunjang upaya pelestarian spesies langka ini, pemberdayaan komunitas lokal dan pembangunan ekonomi, pendidikan, penyebarluasan wawasan, dan pariwisata berbasis lingkungan. (T2)