InfoSAWIT, JAKARTA –Merujuk informasi dari Kementerian Perdagangan, neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2017 masih mencatatkan surplus bulanan yang dimulai sejak Januari 2016.
Surplus pada Juni 2017 ini sebesar US$ 1,6 miliar, yang terdiri, dari surplus nonmigas sebesar US$ 1,9 miliar dan defisit migas sebesar US$ 0,3 miliar. Surplus ini tercatat lebih baik dari surplus bulan lalu yang hanya sebesar US$ 578,3 juta dan lebih baik dari surplus Juni 2016 yang hanya sebesar US$ 1,1 miliar.
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengungkapkan, beberapa negara mitra dagang Indonesia tercatat menjadi penyumbang surplus dan defisit terbesar neraca nonmigas. India, Amerika Serikat, Filipina, Belanda, dan Pakistan penyumbang surplus nonmigas terbesar selama semester I 2017 yang mencapai US$ 14,9 miliar.
Sementara RRT, Thailand, Australia, Korea Selatan, dan Argentina menyebabkan defisit nonmigas terbesar yang jumlahnya mencapai US$ 11,0 miliar.(T2)







