Berita Lintas
sawitbaik

Asian Agri Raih Penghargaan Lingkungan Hidup



Gubernur Jambi, Zumi Zola menyerahkan penghargaan kepada Koordinator Social Security & Licensi Asian Agri, Hartanto pada acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia di Jambi tahun 2017.
Asian Agri Raih Penghargaan Lingkungan Hidup

InfoSAWIT, JAMBI - Asian Agri sebagai salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia meraih Penghargaan Lingkungan Hidup.

Penghargaan Lingkungan Hidup ini untuk salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) milik Asian Agri yakni PLTBg PT. Dasa Anugrah Sejati (DAS) Kebun Taman Raja di Desa Lubuk Bernai Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

Penghargaan diserahkan Gubernur Jambi Zumi Zola kepada Hartanto, Koordinator SSL Asian Agri pada acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia Provinsi Jambi Tahun 2017 di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Minggu pagi (23/7).

Dalam sambutannya, Zola mengapresiasi semua pihak yang telah memperhatikan dan menjaga lingkungan, termasuk pihak perusahaan.

 

“Selamat kepada yang mendapat penghargaan. Saya apresiasi sekali. Semoga hal ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pihak. Mari manfaatkan alam ini, tapi harus diingat bukan untuk kita saja, tapi akan kita wariskan. Ini butuh kerja sama semua pihak,” ujarnya saat memberikan sambutan usai menyerahkan penghargaan dalam keterangan resmi yang diterima InfoSAWIT.

 

 Sebelumnya, usai melakukan jalan sehat bersama warga, Zola juga menyempatkan diri mengunjungi stan Asian Agri di lokasi kegiatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia Provinsi Jambi Tahun 2017 tersebut. Terlihat Zola kagum dengan apa yang sudah dihasilkan PLTBg milik Asian Agri yang bisa membantu suplai energi listrik untuk masyarakat.

 

Sementara itu, Manajer Pabrik Kelapa Sawit PT. DAS, Helsin Sinuraya mengatakan Asian Agri memiliki visi untuk dapat menjadi salah satu perusahaan berbasis sumber daya alam berkelanjutan terbesar dan terbaik demi menciptakan manfaat bagi community (masyarakat), country (negara), climate (iklim), customer (pelanggan), dan company (perusahaan).

 

Oleh karena itu, dalam menjalankan operasional perusahaan, Prinsip 5C tersebut harus menjadi perhatian bersama sehingga tercipta industri kelapa sawit yang berkelanjutan. “Untuk mewujudkan kelima prinsip di atas, maka perusahaan senantiasa berinovasi secara terus menerus melakukan usaha-usaha berkelanjutan (continuous improvement) agar bisa selaras dengan alam,” ujarnya.

 

Dikatakan, salah satu langkah besar Asian Agri agar bisa selaras dengan alam adalah melakukan inovasi dengan membangun PLTBg (Pembangkit Listrik Tenaga Biogas), yang mampu mengubah limbah cair kelapa sawit / Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi energi listrik terbarukan.

 

Dalam pembangunan per unit PLTBg, Asian Agri mengucurkan dana investasi yang cukup besar yakni kisaran 4,7 juta dollar AS per unit. Saat ini Asian Agri sudah memiliki 7 unit PLTBg, dan diproyeksikan pada tahun 2020 Asian Agri akan memiliki 20 unit PLTBg di PKS (Pabrik Kelapa Sawit) yang tersebar di Sumatera Utara, Riau dan Jambi.

 

Pabrik Biogas yang didirikan Asian Agri merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap iklim sehingga kelestarian lingkungan tetap terjaga. Selain itu, dengan adanya PLTBg ini maka limbah dari pengolahan sawit dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. (T2)