Berita Lintas
sawitbaik

Komitmen Lingkungan Indonesia Perkuat Daya Saing Sawit dan Kayu



Komitmen Lingkungan Indonesia Perkuat Daya Saing Sawit dan Kayu

InfoSAWIT, JAKARTA – Merujuk prediksi Kementerian Perdagangan, inerja perdagangan Indonesia diprediksi mencapai angka triliunan dolar pada 2020. Indonesia saat ini juga merupakan ekonomi terbesar ke-16 dunia.

Posisi ini diperkirakan akan meningkat ke peringkat 7, menggatikan Jerman dan Inggris. Populasi Indonesia juga berkembang pesat dengan pertambahan penduduk sebesar 90 juta jiwa dalam jangka waktu 20 tahun ke depan yang akan memacu konsumsi domestik.

Dikatakan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, yang menjadi kunci dari kemajuan tersebut adalah “Keterbukaan” dan “Daya Saing”. Dengan "keterbukaan" akan membawa Indonesia masuk ke dalam rantai nilai global didukung kekuatan sumber daya alam, inovasi kreativitas dan talenta, demografis, dan lokasi strategis Indonesia di Asia Tenggara. Sedangkan dengan "daya saing," Indonesia bertekad menjalankan ekonomi dengan cara yang lebih efisien agar dapat bersaing dalam ekonomi regional dan global yang semakin terintegrasi.

 

Selain itu, Enggartiasto juga menyampaikan, guna memajukan perekonomian nasional, Indonesia juga berkomitmen dalam kelestarian lingkungan, antara lain dengan melakukan pemberantasan pembalakan liar melalui pemberlakuan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang saat ini diakui Uni Eropa, memerangi penangkapan ikan secara ilegal, serta mengembangkan industri kelapa sawit yang berkelanjutan.  “Kenali Indonesia untuk data saling terhubung dan bermitra karena Indonesia menawarkan banyak kesempatan untuk berkembang bersama,” tandas Enggartiasto. (T2)