InfoSAWIT, JAKARTA - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) hingga kini belum mampu mencatat performa kinerja keuangan yang bagus. Pendapatan emiten perkebunan ini masih turun. Bahkan, rugi bersih UNSP membengkak tiga kali lipat.
Namun, manajemen berharap, akan ada perbaikan kinerja sepanjang semester II tahun ini. "Apalagi, berdasarkan siklus, produksi sawit biasanya mencapai puncaknya di semester kedua setiap tahun," kata Direktur & Investor Relations UNSP, Andi W. Setianto melalui keterangan resminya.
Sejauh ini, UNSP bisa menghasilkan 35 ton ton TBS dari setiap 1 ha lahan miliknya. Ekstraksi CPO sekitar 23%. Artinya, UNSP memiliki kapasitas produksi 8 ton CPO per tahun dari setiap 1 ha lahan. "Kami optimistis, dalam jangka menengah dan panjang nanti perusahaan ini akan kembali bangkit menemukan momentum yang terbaik menjadi salah satu perusahaan perkebunan yang memiliki fundamental bisnis yang kuat," kata Direktur Utama UNSP M. Iqbal Zainuddin. (T3)







