InfoSAWIT, SAMPIT-Persoalan tenaga kerja di Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi salah satu fokus perhatian dari DPRD Kotim, khususnya Komisi III. Ketua Komisi III, DPRD Kotim, Rimbun mengingatkan perusahaan swasta agar tidak sewenang-wenang dalam memperlakukan tenaga kerjanya.
”Salah satu program perhatian kami, selain fungsi kontrol kepada eksekutif, juga soal tenaga kerja di Kotim. Perusahaan Besar Swasta (PBS) sektor perkebunan kelapa sawit banyak menyedot tenaga kerja dan harus diawasi. Kami tegaskan, jangan sampai hak karyawan diabaikan. Jika itu terjadi, itu sama saja seperti romusha di zaman penjajahan Jepang,”ujar pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kotim ini.
Rimbun yang juga Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Kotim ini, juga mengungkapkansatu masalah yang dibawa mantan karyawan PBS perkebunan PT Agro Bukit kepada pihaknya beberapa waktu lalu. Ditegaskannya, hal itu menjadi perhatian mereka di DPRD.
”Saya sudah telpon ke eksekutif agar kasus itu bisa diselesaikan. Tahap mediasi pertama ini mesti dilakukan. Jika tidak, maka DPRD bisa saja menanganinya dan memanggil semua pihak terkait,”imbuhnya. (T3)










