PEKANBARU – Sekjen Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI), Suwardi, Selasa (25/11/2014), mengatakan pengembangan lahan gambut untuk hutan tanaman industri (HTI) jenis akasia dan perkebunan kelapa sawit mempunyai prospek yang sangat baik.
“Akasia tumbuh sangat cepat di lahan gambut dan dapat dipanen dengan siklus 4-5 tahun. Sementara di daerah sub tropis seperti di Eropa butuh waktu 20-30 tahun untuk memproduksi volume kayu yang sama dengan di Indonesia tadi,” katanya seperti dilansir Lampost.
Kemudian Suwardi yang juga sebagai pakar gambut Institute Pertanian Bogor (IPB) menambahkan, begitupun dengan sawit yang dapat menghasilkan 4-5 ton minyak per hektare dalam satu tahun. Dengan lahan subur yang sama luasnya di daerah Eropa hanya menghasilkan 0,5 ton minyak dari kedelai per hektare dalam setahun.
Maka tidak heran jika eropa merasa terancam akan keberadaan dua komoditas andalan Indonesia ini, "Oleh karena itu kedua komoditas andalan Indonesia ini merupakan ancaman bisnis terbesar bagi Eropa dan Amerika. Makanya selalu dikampanyekan negatif," terangnya. (T3)










