DAYUN – Petani sawit di kecamatan Dayun berharap dengan musim hujan dapat memulihkan kondisi sawit yang sebelumnya mengalami masa trek atau turun produksi. Kondisi trek membuat produksi sawit warga menurun, padahal kebutuhan hidup terus meningkat seiring melambungnya sejumlah harga barang paska kenaikan BBM.
“Masuknya musim hujan ini hendaknya dapat memberi dampak pada produksi sawit kami karena masa trek. Semoga segera produksi normal, karena harga sawit sudah mulai membaik saat ini,” kata salah seorang warga desa Banjar Seminai Kecamatan Dayun, Masdawani, kepada Infosiak, Senin (1/12/14).
Ia menjelaskan, kebutuhan hidup petani meningkat seiring naiknya harga BBM. Hal ini menyebabkan keperluan hidup sehari-hari sudah mahal. Oleh karenanya, ia berharap ada keseimbangan produksi sawit dengan kebutuhan hidup.
“Biasanya musim hujan, dapat mewujdukan harapan kami ini. Karena bagi petani sawit musim hujan membuat buah sawit meningkat,” tuturnya. (T3)










