TANJUNG JABUR TIMUR – Terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sering dituduhkan kepada pelaku bisnis perkebunan kelapa sawit. Namun, kenyataannya kebun sawit juga menjadi korban karhutla.
Di Desa Koto Kandis, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, misalnya; warga setempat mengalami kerugian hingga 600-an juta rupiah akibat kebakaran lahan bulan Oktober lalu.
Kepala Desa Koto Kandis, Zarkismi, Rabu (3/12/2014) , mengatakan kepada Portal KBR, bahwa kebakaran lahan itu “melahap” 60-an hektare kebun sawit warga yang sudah berusia dua tahun.
“Jadi, dalam 60 hektare itu bisa mencapai antara 6 hingga 7 ratus juta rupiah. Perkiraan sekitar 10 hingga 15 juta per hektare,” katanya. (T3)










