PEKANBARU – Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulher mengatakan, banjir yang melanda hampir seluruh daerah di Riau merugikan para petani swadaya terutama petani kelapa sawit dan petani karet.
Pasalnya, banjir ini mengakibatkan buah menjadi busuk akibat terendam banjir, selain itu juga membuat jalan rusak sehingga tidak bisa dilalui.
''Banjir tahun ini telah melanda petani swadaya yang berada pinggiran sungai Rokan, Kampar, Kuantan dan Indragiri. Dengan terjadinya banjir ini para petani tidak bisa menjual hasil buah kebunnya karena sudah terendam dan busuk atau akses transportasi tertutup,'' katanya, beberapa waktu lalu, seperti dilansir Go Riau.
Jika banjir ini terus berlanjut, ungkap Zulher, bukan tidak mungkin ekonomi petani akan semakin memburuk. (T3)







