BELAWAN - Asisten Manager Pelindo I Cabang Belawan Roswita SH melalui stafnya Rica Girsang, Kamis (4/12/2014), mengatakan hingga Oktober 2014 ekspor Sumatera Utara masih lebih tinggi dari impor dengan perbandingan ekspor 3.040.869 ton sedangkan impor 2.352.606 ton melalui Pelabuhan Belawan.
Tuturnya kepada Andalas, untuk 2014 tidak lebih tinggi impor dari ekspor dan yang paling dominan impor adalah bahan bakar minyak (BBM) mencapai 25.444 ton dari luar negeri dan yang mendominasi ekspor minyak sawit mencapai 266.040 ton.
Diperkirakan ada peningkatan bongkar muat (BM) kapal tahun 2014 yaitu bongkar berdasarkan teus, ukuran, dan tonase eksport masih lebih tinggi dari impor.
“Dari data itu membuktikan komiditi Sumut masih berpeluang besar menjadi ekspor untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) dan perlu kualitas yang bagus baik sisi pengiriman maupun kualitas barang. Sehingga tetap diterima negara importer,” terangnya. (T3)










