InfoSAWIT, JAKARTA – Kementerian BUMN telah menambah jajaran Komisaris Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) sebagai bagian memperkuat fungsi pengawasan Perusahaan. Menteri BUMN Rini Soemarno mengangkat Arie Yuriwin sebagai Anggota Dewan Komisaris PTPN III (Persero), Desty Arlaini sebagai Anggota Komisaris PTPN II dan Mahmud sebagai Anggota Komisaris PTPN VI.
Serah terima Anggota Dewan Komisaris Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berlangsung di Kantor Kementerian BUMN yang dihadiri Asdep Bid. Usaha Industri Agro dan Farmasi Purnomo Sinar Hadi dan dihadiri dan jajaran Direksi dan Komisaris Holding Perkebunan Nusantara serta pejabat di lingkungan Kementerian BUMN di Jakarta, Selasa (20/3/2018) lalu.
Asdep Bid. Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN, Purnomo Sinar Hadi mengatakan, pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Holding Perkebunan Nusantara PTPN III serta Komisaris di PTPN II dan PTPN VI merupakan bentuk penguatan di tubuh Perseroan. Saat ini kinerja Perseroan menuju arah yang lebih baik dan dengan ditambahkan Anggota Dewan Komisaris akan menambah kekuatan dan akselerasi perbaikan kinerja Perseroan ke depan.
Sebelumnya Arie Yuriwin menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Pada kesempatan tersebut, SVP Corporate Secretary Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Adi Santoso menyampaikan bahwa diangkatnya arie Yuriwin sebagai anggota dewan komisaris Holding Perkebunan Nusantara mempunyai peranan besar bagi Perseroan sesuai dengan kapasitas dan pengalamannya sebagai pejabat di Kementerian ATR/BPN. Menurutnya, kehadirannya akan sangat membantu dalam penyelesaian sengketa-sengketa lahan perkebunan di Holding Perkebunan Nusantara maupun Anak usaha.
Selain itu, penambahan jajaran komisaris juga akan menitikberatkan pada peningkatan kinerja perusahaan dan penyegaran organisasi serta memperkuat efektivitas perusahaan.
Adi optimistis Anggota Dewan Komisaris Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang baru dapat terus melanjutkan program transformasi untuk meningkatkan kinerja usaha dan perubahan budaya kerja yang berbasis jujur, tulus, dan ikhlas. “Kami berharap anggota dewan komisaris yang baru dapat memperkuat fungsi pengawasan dan budaya yang positif buat Perseoan,” kata Adi, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Kamis (22/3/2018).










