Berita Lintas
sawitbaik

Hilang Kesabaran, Warga Jual Desa



Hilang Kesabaran, Warga Jual Desa

KRABI – Kehilangan kesabaran, warga desa Moo 4, Moo 6 dan Moo 10 di Tambon Lam Thap, Krabi, marah akibat menderita banyak kerugian oleh pelepasan latex karet dan kilang minyak sawit membuat warga memutuskan untuk menjual rumah dan tanah mereka dan menuduh negara telah mengabaikan mereka.

Penduduk kedua desa mengeluh mereka telah menderita selama bertahun-tahun akibat bau pembuangan limbah pabrik yang hanya berjarak 400 meter dari komunitas mereka.

Salah seorang warga, Boonkhong Thongthip kepada Bangkok Post, Selasa (09/12/2014), menyatakan daerah tambon Lam Thap dan tiga desa lainnya mendapat penderitaan terburuk selama tujuh tahun terakhir. Selama bertahun-tahun mereka telah mengadukan hal ini termasuk pada Gubernur provinsi, namun tak pernah ada penyelesaian masalah.

“Baunya membuat kami terbangun di tengah malam, anak-anak dan lansia mengalami gangguan pernapasan, beberapa kanal di komunitas kami pun tercemar, banyak ikan yang mati. Selain itu lahan pertanian kami juga telah tercemar racun dari kedua pabrik,” tambah Boonkhong.

Sementara itu, Theera Chucherd, kepala Kementerian Dalam Negeri Dhamrongtham Pusat di Krabi menyatakan  bahwa pihaknya telah mengetahui keluhan warga dan akan bekerja sama dengan kantor industry provinsi untuk menyelidiki masalah ini. (T4)