KUALA LUMPUR – Pelabelan “Tanpa Minyak Sawit (No Palm Oil)” pada beberapa jenis produk makanan di Perancis dan Belgia adalah diskriminasi, tidak adil dan tidak beralasan, ungkap Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia, Douglas Uggah Embas.
Berbicara pada Konferensi Kelapa Sawit Eropa (European Palm Oil Conference-EPOC) di Brussels, Belgia, Uggah menyatakan pemerintah harus segera menghentikan pelabelan yang menggambarkan kelapa sawit secara negative.
“Kami menghadapi banyak pesaing yang pada saat bersamaan melakukan berbagai usaha untuk mempertahankan produk minyak mentah mereka sendiri. Oleh karena itu kami menghimbau kepada pemerintah untuk mengehentikan pelabelan ini,” kata Uggah dalam pidatonya di EPOC 2014 yang bertema “Kelapa Sawit: Tantangan Nutrisi dan Keberlanjutan”, seperti diberitakan Free Malaysia Today, Rabu (10/12/2014). (T4)










