InfoSAWIT, JAKARTA – Dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Keluarga Alumni Instiper Jogajakarta, pada 26-27 Oktober 2018, di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, sebanyak 300 an anggota Keluarga Alumni Instiper Jogjakarta, dan tamu undangan dari perusahaan perkebunan, organisasi masyarakat, Pengurus Pusat KA-Instiper, Dewan Pakar dan para Pengurus Daerah dari 17 wilayah yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi, turut menghadiri acara Seminar Nasional bertema Kelapa Sawit Sebagai Penopang Kemandirian Pangan & Energi Nasional”.
Dikatakan Ketua Panitia Penyelenggara acara Seminar Nasional, Kamsen Saragih, acara ini memiliki tujuan sebagai sarana untuk mengembangkan pemikiran melalui diskusi ilmiah tentang perkebunan kelapa sawit di Indonesia. “Kami berharap dari diskusi yang berjalan akan lahir pemikiran strategi terkait pengembangan dunia perkebunan kelapa sawit, tanaman pangan dan bio energi,” kata Kamsen, kepada InfoSAWIT, Jumat (26/10/2018) di Jakarta.
Lebih lanjut tutur Kamsen, ada dua alas an penting kenapa pihaknya memilih tema tentang perkebunan kelapa sawit, pertama saat ini industri perkebunan kelapa sawit telah menopang dan menjadi pondasi pembangunan nasional, karena sektor kelapa sawit masuk dalam kelompok penghasil devisa terbesar bagi negara.
Kedua, saat ini dari jumlah alumni Instiper Jogjakarta tersebar di seluruh Indonesia sebagian besar kebanyakan mengabdi di sektor perkebunan kelapa sawit. Dengan kedua alas an ini maka harapannya, bis menjadi ajang tukar ikiran untuk berkembangnya sektor kelapa sawit kedepan.
“Kami berharap acara ini dapat memberikan sumbangan pemikiran kedepan, baik untuk skala nasional sekaligus untuk meningkatkan pengetahuan,” tandas Kamsen. (T2)







