InfoSAWIT, NUSA DUA - Penerapan mandatori campuran Biodiesel berbahan baku minyak sawit mentah (CPO) ke minyak solar atau B20, telah memperoleh dukungan dsari Pemerintah Jokowi Widodo, sekaligus di dukungan penuh dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).
Dalam pembukaan IPOC 2018 lalu di Bali (29/10/2018), Presiden Jokowi meminta Kementerian terkait guna mempercepat penyerapan Biodiesel sebagai bahan bakar terbarukan Indonesia.
Menurut Presiden Jokowi, kendati perluasan lahan perkebunan kelapa sawit sangat terbatas, namun industri perkebunan harus mampu mengembangkan produktivitas hasil panennya. Sehingga, produksi minyak sawit Indonesia dapat digunakan sebagai biodiesel.
"Pasokan minyak sawit harus lancar untuk program Biodiesel B20. Bahkan harus ditingkatkan lagi, kalo perlu hingga 100%," kata Presiden Jokowi menegaskan, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.
Adanya dukungan Presiden Jokowi kepada industri minyak sawit, disambut gembira oleh semua pemangku kepentingan minyak sawit nasional. Menurut Ketua Umum GAPKI, Joko Supriyono, keberadaan program biodiesel B20, tentu saja mendapat dukungan penuh dari GAPKI. Menurutnya, produksi CPO tahun 2018 diperkirakan sebesar 42 juta ton, dimana sebanyak 12 juta ton dikonsumsi pasar domestik.
"GAPKI siap memasok kebutuhan bahan baku program Biodiesel B20 yang diusung Pemerintah Jokowi," tandas Joko Supriyono. (T1)







