Berita Lintas
sawitbaik

GAPKI Prediksi Produksi Minyak Sawit Capai 42 Juta ton



GAPKI Prediksi Produksi Minyak Sawit Capai 42 Juta ton

InfoSAWIT, NUSA DUA - Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Togar Sitanggang memprediksi jumlah produksi kelapa sawit Indonesia hingga akhir tahun 2018 mencapai 42 juta ton.

Perkiraan itu berasal dari produksi kebun yang dikelola pelaku sawasta mencapai 30-35 juta ton dari lahan seluas 8-10 juta hektar (ha), sementara produksi petani mencapai 6-9 juta ton dari lahan  seluas  4,5-6 juta ha,serta perusahaan pemerintah dengan luasan lahan 500 ribu ha dengan produksi mencapai 1.8 juta ton. 

“Berdasarkan data BPS, hingga tahun 2017, 70% komoditas sawit yang dihasilkan dari Indonesia diekspor ke berbagai negara,” katanya di Nusa Dua, Bali dalam acara Konferensi Minyak Sawit Internasional, yang dihadiri InfoSAWIT, Jumat (2/11/2018).

Dari catatan GAPKI, hingga saat ini, harus diakui bahwa negara pengimpor terbesar kelapa sawit Indonesia adalah India. Hingga tahun 2017, India telah mengimpor kelapa sawit Indonesia hingga mencapai 7,9 juta ton, lalu diikuti oleh Uni Eropa, dan Cina.

Kendati kampanye negatif kelapa sawit terus muncul, dan adanya proteksi kebijakan tentang sawit oleh parlemen Uni Eropa, faktanya, sejak tahun 2015 hingga tahun 2017 jumlah permintaan impor kelapa sawit di Benua Biru tersebut terus naik.

“Kondisi kenaikan jumlah impor ini tidak jauh berbeda dengan Cina. Berdasarkan data tahun 2016-2017 jumlah ekspor kelapa sawit Indonesia ke Cina terus mengalami peningkatan,” tandas Togar. (T2)